Implementasi Strategi Operasi, Pemasaran dan Akuntansi / Keuangan

elearning.nurulhuda.id
Tidak ada gambar - https://elearning.nurulhuda.id

Sifat alami implementasi strategi

Faktanya, untuk setiap strategi yang telah direncanakan, implementasi yang baik atas strategi tersebut hanya menghasilkan keberhasilan sekitar 10 persen atau kurang. Hal ini dikarenakan kegagalan dalam melakukan segmentasi pasar yang baik, terlalu memperhatikan kebijakan akuisisi baru, dan tertinggal jauh dari dari para pesaing dalam litbang. Implementasi strategi berpengaruh secara langsung terhadap kehidupan manajer pabrik, manajer-manajer divisi, manajer departemen-departemen, manajer panjualan, manajer produk, manajer proyek, manajer personalia, manajer staf, supervisor, dan seluruh karyawan.

Pengertian implementasi strategi

Implementasi strategi adalah jumlah keseluruhan aktivitas dan pilihan yang dibutuhkan untuk dapat menjalankan perencanaan strategis. Implementasi strategis merupakan proses dimana beberapa strategi dan kebijakan diubah menjadi tindakan melalui pengembangan program, anggaran dan melalui pengembangan program, anggaran dan prosedur.

Aspek produksi / operasi dalam implementasi strategi

Kapasitas, pembatasan, dan kebijakan produksi / operasi dapat secaa signifikan meningkatkan atau menghambat pencapaian tujuan. Bagian terbesar penerapan strategi ada dibagian produksi karena proses produksi biasanya melibatkan 70% dari total aset.
Keputusan-keputusan terkait produksi mengenai ukuran pabrik, lokasi pabrik, desain produk, pilihan peralatan, jenis peralatan, besarnya persediaan, pengendalian persediaan, pengendalian mutu/ kualitas, pengendalian biaya, penggunaan standar, spesialisasi pekerjaan, pelatihan karyawan, prnggunaan peralatan dan sumber daya, pengiriman dan pengemasan, serta inovasi teknologi dapat meemiliki dampak yang signifikan terhadap kegagalan atau kesuksesan upaya penerapan strategi. Sebagai contoh, strategi untuk menambah cabang (pengembangan pasar) mempunyai fokus penyesuaian sistem produksi dengan menganalisa lokasi.
Beberapa faktor yang diperhatikan sebelum menempatkan fasilitas produksi mencakup:
  1. Ketersediaan sumber daya utama
  2. Tingkat upah buruh
  3. Biaya transportasi
  4. Lokasi pasar besar
  5. Resiko pasar politik
  6. Keseterdiaan karyawan terlatih

Implementasi pemasaran

Pengertian implementasi pemasaran

Implementasi pemasaran adalah proses yang mengubah strategi dan rencana pemasaran menjadi tindakan pemasaran untuk mencapai sasaran. Implementasi mencakup aktivitas sehari-hari, dari bulan kebulan yang secara efektif me;aksanakan rencana pemasaran.

Implementasi strategi pemasaran

Apakah eksekusi strategi itu lebih penting, jawabannya adalah "a plan is nothing unless it degenerates into work", miskin dalam rencana dengan aksi yang besar, tidak lebih baik dari rencana yang baik dengan implementasi yang buruk, oleh karena itu yang benar adalah rencana dan aksi yang baik diperlukan untuk sukses. Pengendalian adalah cara untuk menangkap kegagalan dan memastikan bahwa perusahaan berada di jalur yang benar dalam pelaksanaan strategi pemasaran. Perusahaan mungkin telah menerapkan rencana pemasaran dengan cara yang buruk, mengatur salah satu bauran pemasaran yang ditujukan untuk target pasar yang salah, atau melakukan penelitian awal yang buruk.
Ketika memasarkan produk, marketer harus tahu bahwa pemasaran berjalan dengan berbagai kemungkinan. Marketer dapat fokus pada target pemasaran tunggal pada waktu dan situasi yang tepat bisa mendapakan dampak terbesar dari usaha itu, karena penghematan budget, pesan pemasaran yang optimal dan semua fungsi pemasaran berjalan dengan baik, tetapi dengan cara yang sama, bisa gagal pada waktu dan situasi yang lain. ini menunjukkan perlunya varian implementasi yang berbeda untuk waktu dan situasi yang berbeda. Sebagai contoh, iklan kamera baru di rancang untuk waktu dan situasi yang berbeda. Sebagai contoh, iklan kameranya belum tiba. Sebuah bank besar mengumumkan rencana penghematan baru di surat kabar tetapi tidak menjelaskan detail rencana itu ke manajer cabang. Sebuah perusahaan teknik membuat keputusan untuk menjual jasa di timur tengah, tetapi tidak bisa menemukan orang yang mampu yang berbicara bahasa arab dan bersedia dikirim ke sana. Sebuah hotel memutuskan untuk membuat layanan proposisi nilai utama tapi membiarkan layanan dijalankan oleh seorang karyawan yang lemah dengan anggaran kecil dan staf yang tidak cukup cekatan dalam skill layanan.
Implementasi yang baik membutuhkan orang yang andal untuk melaksanakan rencana tersebut. Salah satu cara terbaik untuk menemukan mereka adalah memiliki mereka dan melibatkan mereka dalam membuat rencana itu, demikian juga tenaga penjualan akan lebih cenderung untuk menerima rencana pemasaran jika perwakilan penjualan berpartisipasi dalam pembuatan rencana itu dan jika volume target dan harga masuk akal.
Proses implementasi strategi pemasaran (ISP) akan memengaruhi citra merek dan reputasi perusahaan. Tanggung jawab dan kunci suksesnya ISP tertelak pada aspek-aspek berikut ini:
  1. Kepemimpinan, perusahaan dan implementasi strategi pemasaran harus terintegrasi di tingkat pimpinan puncak, membuat dan mengondisikan agar semua devisi menerima perubahan, mendorong semua mitra internal untuk bergerak sesuai perubahan yang dikehendaki. Untuk memudahkan pengendalian, evaluasi, dan penilaian, pimpinan perlu membentuk kelompok khusus yang memiliki akuntabilitas dan tanggung jawab terhadap implementasi strategi pemasaran.
  2. Kejelasan struktur pelaksanaan tugas dan kewenangan, kebijakan, penyebaran sumber daya, dan akuntabilitas, serta ketersediaan dana yang cukup untuk eksekusi. Idealnya proses eksekusi tidak boleh terhambat karena kekurangan dana.
  3. Kepercayaan adalah inti dari proses implementasi - antara anggota kelompok yang penting. Peran, tugas dan rentang kendali kerja harus dilakukan dengan kepercayaan dan keyakinan.
  4. Memberikan perhatian pada pesaing - siapa, kapan dan bagaimana mereka berbicara dengan pelanggan - dapat mengarahkan pada strategi pasar yang kuat.
  5. Hubungan baik dengan dealer, kolaborator dan organisasi eksternal lainnya adalah pra syarat untuk kesuksesan implementasi. Pada saat yang sama, risiko hubungan harus dikelola dengan baik, baik dalam ikatan rasional maupun ikatan emosional.
  6. Keberhasilan pelaksanaan didorong oleh (1) seberapa baik proposisi nilai bisnis dirumuskan - ditawarkan (2) seberapa baik analisis peluang yang dilakukan, (3) seberapa rinci pengamatan terhadap gerakan pesaing dalam mendekati pelanggan.
Tanpa implementasi - pelaksanaan yang tepat, rencana yang telah di buat akan menjadi tidak efektif, implementasi menjadi langkah penting dalam perencanaan pemasaran. Sebuah rencana implementasi yang efefktif menunjukkan kegiatan apa yang harus dilakukan, siapa yang akan bertanggung jawab atas pelaksanaan, waktu dan lokasi pelaksanaannya kapan, bagaimana implementasi itu akan dilakukan, bagaimana evaluasi dan pengendaliannya (lihat gambar). Mengidentifikasi kegiatan yang perlu dilakukan, menunjuk orang-orang dan unit organisasional yang akan menyelesaikan masingn-masing kegiatan. Tanggung jawab tindakan dapat dibagi antara dua fungsi pemasaran atau lebih. Waktu dan lokasi pelaksanaan menentukan jadwal penyelesaian kegiatan dan di mana tindakan tersebut akan dilakukan.
Perhatikan cuplikan rencana pemasaran seorang manajer produk berikut ini: perwakilan penjualan mentargetkan semua rekening dengan menggunakan sebuah produk yang kompetitif. Rencana dikembangkan guna merubah 5 persen dari rekening tersebut menjadi merek perusahaan dalam tahun ini. Daftar rekening akan dipersiapkan dan didistribusikan oleh manajemen produk.
Dalam kasus ini, salsforce bertanggungjawab atas pelaksanaan. Suatu tujuan (perubahan sebesar 5 persen) ditentukan tetapi bagaimana rekening itu akan dirubah hanya dijelaskan sepintas. Perencana harus menterjemahkan tindakan dan tujuan yang diusulkan (perubahan sebesar 5 persen) menjadi tanggung jawab penjual yang ditugaskan kemudian, jadwal, dan pengembangan strategi penjualan. Pelatihan mungkin perlu untuk mendemonstrasikan keuntungan produk - serta keterbatasan produk pesaing - yang akan berguna untuk meyakinkan pembeli agar berubah ke arah merek perusahaan.
Rencana pemasaran hendaknya menentukan unit dan manajer organisasional mana yang bertanggung jawab atas pelaksanaan berbagai kegiatan yang disebutkan dalam rencana. Batas waktu menunjukkan waktu yang tersedia bagi pelaksanaan. Dalam kasus cuplikan rencana di atas, manajer penjualan bertanggung jawab atas pelaksanaa.

Tujuan dan audit pemasaran

a. Pelaksanaan pemasaran mempunyai empat tujuan yaitu:
  • Mengetahui keadaan
  • Mengetahui pelaksanaan marketing
  • Mengetahui pelaksanaan strategi pemasaran
  • Mengetahui sasaran pasar atau target market.
b. Audit pemasaran
Suatu alat utama untuk melakukan pengndalian strategik adalah audit pemasaran. Audit pemasaan adalah pemeriksaan lingkungan, sasaran, strategi dan aktivitas perusahaan secara lengkap, sistematik, independen dan periodik untuk menentukam bidang masalah dan peluang.

Pengendalian / evaluasi kegiatan pemasaran

Yaitu merupakan suatu usaha memberikan petunjuk pada para pelaksana agar mereka selalu bertindak sesaui dengan rencana, meliputi:
  • Penentuan standard
  • Supervisi kegiatan atau pemeriksaan
  • Memperbandinkan hasil dengan standard
  • Kegiatan mengoreksi standard

Implementasi akuntansi / keuangan

Pengertian implementasi akuntansi / keuangan

Teknik yang meliputi pemeriksaan dampak yang ditimbulkan pendanaan dari pinjaman dengan saham teradap laba persaham dibawah berbagai asumsi, perhitungan laporan keuangan.

Isu-isu terkait akuntansi / keuangan

  1. Mendapatkan modal untuk melaksankan strategi: Implementasi strategi yang berhasil sering membutuhkan modal tambahan. Selain laba bersih dari operasi dan penjualan asetr, ada dua sumber dasar modal bagi suatu organisasi yaiu hutang dan ekuitas. Perusahaan perlu menentukan campuran yang tepat dari utang dan ekuitas untuk mendapatkan strategi modal yang berhasil. Analisis EBIT adalah atat yang berharga untuk membuat keputusan pembiayaan modal yang diperlukan untuk menerapkan strategi, tetapi beberapa pertimbangan harus dibuat setiap kali menggunakan teknik ini. Bila menggunakan analisi EBIT, waktu dlam kaitanya dengan pergerakan harga saham, suku bunga, dan harga obligasi menjadi penting. Pada saat harga saham tertekan, utang mungkin terbukti menjadi alternatif yang paling cocok dari kedua biaya dan sudut pandang permintaan. Namun, ketika biaya modal (suku bunga) yang tinggi, penerbitan saham menjadi lebih menarik.
  2. Sumber pendanaan baru: Credit union tidak terlibat dalam pasar, sehingga banyak dari mereka yang memiliki kas dan memberikan pinjaman, terutama untuk usaha kecil. Deposito kepada kredit union juga ketika banyak terjadi ketika investor meninggalkan pasar saham.
  3. Pyeksi laporan keuangan: Analisi laporan keuangan adalah teknik implementasi strategi yang penting karena kemungkinan suatu organisai untuk menguji hasil yang diharapkan dari berbagai tindakan dan pendekatan. Sebagai contoh sebuah proyeksi laporan laba rugi dan neraca kemungkinan organisasi untuk menghitung rasio keuangan yang diproyeksikan dalam berbagai sekenario strategi implementasi.
  4. Anggaran keuangan: Anggaran keuangan adalah dokumen yang merinci bagaimana dana akan diperoleh dan dihabiskan untuk jangka waktu tertentu. Anggaran tahunan merupakan jenis yang paling umum, meskipun jangka wanktu anggaran dapay berkisar dari satu hari hingga lebih dari 10 tahun. Pada dasarnya, anggaran keuangan adalah metode untuk menentukan apa yang harus dilakukan agar implementasi strategi bisa berhasil.

Implementasi Strategi Manajemen Keuangan Praktis Untuk UMKM

Bagi setiap perusahaan profit besar yang diraih setiap tentu menjadi impian besarnya. Karena uang adalah ujung tombak berkembangkan suatu bisnis. Dengan pengelolaan uang yang baik sangat penting bagi kelangsungan perusahaan. Jika manajemen keuangan suatu perusahaan buruk bisa dipastikan pemasukan dan pengeluaran menjadi sangat rancu. Jadi memiliki strategi manajemen keuangan dan dikelola oleh sdm yang profesional adalah solusinya. Artikel ini akan membahas manajemen keuangan secara lengkap bagi anda yang menjalankan bisnis umkm.

Implementasi manajemen keuangan pada perusahaan

Biasanya peran manajer keuangan dalam perusahaan berkaitan dengan tugas pokok manajemen keuangan, seperti
  1. Peran mendapatkan dana
  2. Peran menggunakan dana
  3. Arus kas perusahaan
  4. Efisiensi pengeluaran
  5. Perencanaan pajak
Disinilah peranan manajemen keuangan dibutuhkan untuk menyiapkan segala kebutuhan perdanaan perusahaan. Dana yang dibutuhkan bisa berasal dari internal maupun eksternal perusahaan.
Contoh sumber dana internal adalah sisa laba periode sebelumnya atau yang lebih dikenal dengan laba ditahan. Laba ditahan adalah laba periode yang tidak dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen. Contoh sumber dana internal lainya adalah penjualan aktiva tetap perusahaan.

DISUSUN OLEH: AGUSTRIANI | ENI DWI LESTARI

Referensi

  1. Hunger, David & Thomas L. Whwwlwn. 1996. Manajemen Strategic. Yogyakarta: Andi
  2. Hardjito, Dydiet. 2001. Teori Organisasi Dan Tektik Pengorganisasian. Jakarta: Raja Grafindo
  3. Ismail Solihin, 2009. Pengantar Manajemen, Jakarta: Erlangga
  4. Prawirosentono, Suyadi & Dewi Primasari. 2014. Manajemen Strategic & Pengambilan Keputusan Koorporasi. Jakarta: Bumi Aksara
  5. Solihin, Ismail. 2009. Pengantar Manajemen. Jakarta: Erlangga
  6. Purnomo, setiawan hari dan zulkiflimansyah, 1999, manajemen strategi: sebuah konsep pengantar, jakarta lembaga penerbit fakultas ekonomi universitas indonesia.

Posting Komentar