Cara Uji Reliabilitas Menggunakan SPSS

elearning.nurulhuda.id
Tidak ada gambar - https://elearning.nurulhuda.id
Setelah melakukan uji validitas kuesioner penelitian tahap selanjutnya adalah menguji reliabilitas. Pada pengujian kali ini adalah untuk memastikan apakah kuesioner penelitian yang akan dipergunakan untuk mengumpulkan data variable penelitian reliable atau tidak.
Reliabilitas berasal dari kata reliability adalah keajegan pengukuran. Menurut Sugiono, Reliabilitas adalah serangkaian pengukuran atau alat ukur yang mempunyai konsistensi jika pengukuran yang dilakukan dengan alat ukur itu dilakukan dengan berulang. Reliabilitas tes adalah tingkat keajegan atau konsistensi dalam suatu tes, yaitu sejauh mana suatu tes bisa dipercaya dalam menghasilkan skor yang ajeg, relatif dan tak berubah meskipun dites dalam situasi yang berbeda-beda.
Menurut Sumadi Suryabrata, Reliabilitas adalah sejauh mana hasil pengukuran dari suatu alat tes bisa dipercaya. Hasil pengukuran harus reliabel dan dalam arti harus mempunyai tingkat konsistensi serta kemantapan.
Menurut Ghozali, Reliabelitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari peubah atau konstruk. Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Kuesioner dikatakan reliabel jika kuesioner tersebut dilakukan pengukuran ulang, maka akan mendapatkan hasil yang sama.
Pengujian reliabilitas kuesioner penelitian dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu:
  1. Pengujian secara Eksternal | Teknik yang dapat dilakukan adalah: Teknik pengukuran ulang (Test-Retest), Teknik Belah Dua dan Teknik Pararel / equivalent form atau alternative form
  2. Pengujian secara Internal | Tekniknya dapat menggunakan: Repeated Measured (pengukuran berulang) dan One Shot (sekali ukur) sedangkan pengujiannya bisa menggunakan: Spearman Brown (split half), Rumus KR 20, Rumus KR 21, Analisis varians Hyot (Anova Hyot), dan Alfa Cronbach. Namun pada artikel kali ini tidak dijelaskan secara keseluruhan Teknik uji reliabilitas tersebut, insyaAllah akan dijelaskan pada artikel berikutnya.
Disini akan dijelaskan bagaimana menguji Reliabilitas kuesioner penelitian menggunakan alat bantu software Statistical Package for the Social Sciences atau yang familiar dengan sebutan SPSS.

Langkah pengujian reliabilitas dengan SPSS

Langkah pertama kali yang harus dilakukan adalah menginput / memasukan data kuesioner ke dalam SPSS caranya bisa dilihat disini
  1. Klik Analyze - Scale - Reliability Analysis.
  2. Nanti akan muncul jendela baru seperti berikut ini:
  3. Masukan seluruh item variabel X ke Item dan Pastikan pada model terpilih Alpha
  4. Klik Ok nanti akan muncul jendela hasil uji reliabilitas seperti berikut:
Nilai Cronbach Alpha sebesar 0.818 yang menunjukan bahwa ke-10 pernyataan tersebut reliabel.

Ketentuan

Jika nilai alpha > 0.7 artinya reliabilitas mencukupi (sufficient reliability) sementara jika alpha > 0.80 ini mensugestikan seluruh item reliabel dan seluruh tes secara konsisten memiliki reliabilitas yang kuat. Atau, ada pula yang memaknakannya sebagai berikut: Jika alpha > 0.90 maka reliabilitas sempurna.
Jika alpha antara 0.70 – 0.90 maka reliabilitas tinggi. Jika alpha 0.50 – 0.70 maka reliabilitas moderat. Jika alpha < 0.50 maka reliabilitas rendah. Jika alpha rendah, kemungkinan satu atau beberapa item tidak reliabel.

Video Langkah-langkah pengujian reliabilitas dengan SPSS

2 komentar

  1. Setiap instrumen kuesioner sebelum disebarkan wajib valid dan reliabel ya min?
  2. iya wajib, jika menggunakan alat ukur yang belum baku